Invalid slider id. Master Slider ID must be a valid number.

Home / Bangka Belitung / Berita / Pertanian

Kamis, 17 Februari 2022 - 15:01 WIB

Pansus Raperda Pembudidayaan Ikan Tinjau Lokasi Budidaya Ikan dan Udang Vaname di Jelitik

SUNGAILIAT, SEPUTARINDONESIA- Untuk memperoleh data-data yang pasti terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembudidayaan Ikan. Panitia (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melaksanakan peninjauan lapangan ke lokasi budidadaya ikan dan udang vaname di Desa Jelitik, Sungailiat (17/2).

Adet Mastur, SH, MH, Ketua Pansus Raperda tentang Pembudidayaan Ikan, mengungkapkan bahwa penijauan lapangan yang di lakukan oleh Tim Pansus DPRD ini guna memastikan data-data yang yang telah di peroleh selaras dengan apa yang terlihat di lapangan. Sekaligus memantau ada atau tidak nya potensi benturan dengan perda terkait lain nya.

“Yang jelas, kita berkunjung ke sini sudah barang tentu untuk mendapatkan data – data mengenai masalah lokasi. Apakah lokasi ini berbenturan dengan perda-perda yang lain atau tidak ?”, ungkapnya.

Setelah Tim Pansus melakukan peninjauan dan cross check kelapangan, lokasi ini tidak berbenturan dengan kawasan hutan, menurutnya, Apabila berbenturan dengan kawasa hutan, itu sudah melanggar undang-undang.

Kunjungan ke lokasi budidaya ikan dan udang vaname oleh Tim Pansus DPRD ini di dampingi langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan sejumlah pelaku usaha budidaya tambak.

Lebih lanjut Ketua Pansus menjelaskan jika ada sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi oleh para pelaku usaha sektor budidaya perikanan sebagaimana yang di persyaratkan oleh draf Ranperda Pembudidayaan Ikan.

“Sesuai dengan draf perda kita, salah satu persyaratan pembudidayaan ikan itu harus menyiapkan fasilitas-fasilitas seperti cold storage atau pendingin. Ini kan’ sudah ada. berarti ini kan meet dengan apa yang kita tuangkan di dalam raperda kita. Saya kira tidak ada benturan, ini adalah bahan pengayaan data-data kita.” Terangnya.

Terkait dengan lokasi yang dipilih untuk dikunjungi oleh Panitia Khusus, Adet Mastur, SH,MH menilai jika tempat budidaya ini cenderung baru tetapi sudah memiliki fasilitas cukup memadai dan lengkap.

“Kita melihat bahwa ini baru beroperasi dan baru panen satu kali. Berbeda dengan lain, yang sudah beberapa kali panen tetapi belum lengkap dalam hal perizinan. Apa yang menyebabkan tidak lengkap ?. Itu sudah ada dalam pembahasan kita kemarin (Badan Musyawarah DPRD_red).”

Sementara itu pengelola usaha budidaya tambak ikan yang berdiri di bawah bendera Cv. Sinar Mentari yang di kunjungi Pansus Raperda Pembudidayaan Ikan menyebutkan jika bisnis yang dirintis sejak tahun 2021 lalu ini memang memiliki prospek cukup baik dengan beberapa jenis ikan dan udang.

“Total 1,5 hektar. Ada enam kolam, pak. Setiap satu kolam nya memiliki ukuran 50 x 50, dihuni oleh beberapa jenis ikan dan udang seperti vaname, pasifik serta udang raja. Prospek ke depan cukup baik, dan ini sudah memasuki siklus ke dua.” ujarnya.

Sumber : DPRD BABEL

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Apresiasi UnMuh Babel, Ketua KKN MAs Pusat: Ini Adalah KKN MAs yang Paling Luar Biasa

Bangka Belitung

Pj Gubernur Ridwan Djamaluddin Dampingi Ketua DPR RI Resmikan Gedung RSUD Depati Hamzah

Bangka Belitung

Era Society 5.0 Pemuda Harus Mandiri, Kreatif, Inovatif dan Bertalenta Digital

Bangka Belitung

Sidak Pasar, Pj Gubernur Bangka Belitung: Jangan Membenarkan Budaya yang Salah!

Bangka Belitung

DPRD Kota Pangkalpinang Gelar Rapat Paripurna Kesembilan

Bangka Belitung

Inspiratif, Kisah Anak Buruh Harian Lulus Seleksi Akpol Tahun 2023 Dari Polda Babel, Siap Bersaing Ditingkat Pusat

Bangka Belitung

Sekda Pangkalpinang Hadiri Apel Bulanan Sekdako Pangkalpinang

Berita

Respon Cepat Dinas PU Bateng Perbaiki Platduiker yang Amblas