Invalid slider id. Master Slider ID must be a valid number.

Home / Bangka Belitung / Berita / Daerah / Headline

Rabu, 13 Maret 2024 - 08:23 WIB

Wacana PT Timah Buka Tambang di Laut Beltim, Beliadi Ingatkan Perda RZWP3K

BELITUNG, SEPUTARINDONESIA.Id- Rencana PT Timah Tbk untuk melakukan penambangan di perairan laut Olivier, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Beliadi.

Beliadi menegaskan bahwa dalam Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K), tidak diizinkan melakukan penambangan di perairan laut Beltim, termasuk di Olivier.

“Jika izin penambangan di laut Beltim diberikan, saya akan melaporkannya ke KPK. Melanggar peraturan RZWP3K pasti memiliki konsekuensi hukum. Saya akan memastikan bahwa proses hukumnya akan berjalan,” kata Beliadi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 9 Maret 2024.

Menurut Beliadi, PT Timah hanya memberikan royalti sebesar 3 persen sejak tahun 2019. Kementerian ESDM dan Kemenkeu telah berupaya untuk meningkatkan royalti itu. Namun PT Timah terus keberatan.

Dia juga mengkritik program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan BUMN tersebut. Menurut Beliadi, PT timah hanya fokus kegiatan ekspos di media saja, tanpa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Saya mau membahas masalah royalti ini, tapi PT Timah selalu menghindar dan memberikan banyak alasan. Saya maunya PT Timah ikut dalam memperjuangkan peningkatan royalti ini demi kepentingan daerah,” tambahnya.

Dia menambahkan bahwa PT Timah hanya melihat masalah izin dan dokumen untuk alasan merubah Perda RZWP3K. Tetapi, kajian ekonomi untuk wilayah dan masyarakat tidak pernah dilakukan sejauh ini.

Dengan royalti hanya 3 persen, masyarakat hanya akan mendapatkan sedikit manfaat dari penambangan ini. Sementara PT Timah akan mendapatkan keuntungan besar. Ini tidak adil bagi masyarakat setempat.

“Ibaratkan masyarakat hanya makan dengan lauk terasi, sedangan PT Timah makan dengan lauk daging. Saya pribadi tidak membuka pintu sedikitpun untuk kegiatan penambangan laut Olivier Beltim. Jka jika ada pejabat daerah atau siapa yang mengizinkan saya akan lapor KPK, liat aja nanti,” tegasnya.

Kemudian Beliadi menyebutkan, belum lagi aspirasi masyarakat nelayan Beltim. Apakah sudah mereka perhatikan sejauh ini dan apa program untuk nelayan yang telah dan akan PT Timah buat nantinya.(*)

Sumber: Belitongexpress

Share :

Baca Juga

Headline

Foto: Semarak 17 Agustus DPRD Babel

Bangka Belitung

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Raperda APBD 2020 Dan Tiga Keputusan Bersama

Berita

Menjaring Potensi Anak Bangka Tengah, Dinsos Bateng Gelar LombaTeknologi Tepat Guna Tingkat

Bangka Belitung

Komisi II Bahas RAPBD 2022, Legislator PDI-P Adet Mastur Bilang Begini

Bangka Belitung

Pengembangan Empat Pelabuhan di Pulau Bangka Bakal Segera Terwujud

Bangka Belitung

Pj Gubernur Babel Hadiri Malam Hiburan Rakyat Perayaan HUT RI

Headline

DPRD Bangka Gelar Paripurna Penyampaian KUA PPAS Tahun 2023

Bangka Belitung

Bupati Algafry Hadiri Penyerahan Sertifikat Tanah Program PTSL Tahun 2023