Home / Bangka Belitung / Berita

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:04 WIB

Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Mangkir dari Panggilan Pihak Kejaksaan Tinggi, Ada Apa?

PANGKALPINANG – Kepala Cabang Pangkalpinang Bank Sumsel Babel, Benny Maryanto alias Bento, kembali mangkir dari panggilan penyidik Pidsus Kejati Bangka Belitung.

Bento rencananya kembali diperiksa penyidik seputaran fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada sekitar 430 debitur dengan nilai Rp21 miliar dalam kurun waktu 2022 – 2023, pada Kamis (13/6/2024) kemarin.

Ini untuk kedua kali Bento mangkir dari panggilan  penyidik, pasalnya. Sebelumnya, panggilan pertama, Senin 10 Juni 2024.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejari Babel, Basuki Rahardjo, membenarkan jika Bento tidak hadir pada panggilan kedua.

“Iya jadwal penundaan kemarin, gak ada yang datang,” ujar Basuki, Jumat (14/6/2024).

Sementara Bento saat di hubunggi suarabangka.com jaringan dari Seputarindonesia.id, Jumat (14/6/2024), siang belum merespon.

Saat dihubungi, Bento membenarkan akan ada pemanggilan ulang terhadap sejumlah pejabat Bank Sumsel Bangka Belitung  yang mengurusi soal kredit.

Terkait panggilan pertama Bento beralasan surat panggilan salah nama.

“Kalau saya dipanggil tentu saya siap datang. Soal KUR yang dituduhkan itu tidak semuanya fiktif dan ada yang benar,” ujar Bento. (Red/*)

Sumber: Suarabangka.pos

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Dinas PMPTK Bangka Tengah Gelar Sosialisasi Perizinan Bagi Pelaku Usaha

Berita

492 KPM Kecamatan Gerunggang Terima Bantuan Uang

Bangka Belitung

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LHP BPK, Pemprov Babel Raih Opini WTP

Bangka Belitung

Sekda Naziarto: Paskibraka Harus Menjadi Pionir yang Berkarakter Pancasila

Bangka Belitung

Gakkum KLHK Wilayah Sumatera Tangkap dan Tahan Perambah Hutan Produksi Sungai Sembulan

Bangka Belitung

Walikota Pangkalpinang Launching Aplikasi Srikandi di Lingkungan Pemkot Pangkalpinang

Bangka Belitung

Pj Walikota Lusje Monitoring Pencegahan Stunting di Posyandu Kelurahan Kejaksaan

Berita

Molen Sebut Qari-Qariah Sebagai Sumber Daya Potensial Bagi Kota Pangkalpinang